Beberapa hari yang lalu saya dibawain oleh Ayah saya tumbuhan Daun Lidah Mertua, atau dalam bahasa ilmiahnya Sansevieria. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut juga snake plant, mother-in-law´s tongue, devil’s tongue, jinn’s tongue, dan bow string hemp.
Beliau bilang, tumbuhan ini bisa menyerap racun / polutan yang ada di udara. Biasanya banyak ditanam di lingkungan rumah sakit. Hmmm apa iya? Setelah saya cari tau di internet, eh ternyata betul!

Sansevieria Dalam Kamar
Dari referensi yang saya dapet, secara umum sansevieria (lidah mertua) dapat dikelompokkan menjadi dua jenis. Jenis dengan daun pendek (sekitar 8 cm) dan jenis dengan daun panjang (50-70 cm).
Sansevieria memiliki daun yang berwarna beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.
Ciri sansevieria (lidah mertua) secara umum lainnya memiliki rimpang, berdaun tebal, serta ujung daunnya runcing atau berduri. Mampu menyimpan air dalam jumlah yang banyak pada seluruh bagian tubuh. Mampu hidup di daerah yang kering dan tandus sekalipun.
Read the rest of this entry »